"Coba kutebak, Panglima pasti tengah bersama Ratu Himalia di taman istana," ucap Adrasta masih memeluk gadisnya, pria itu terus saja menciumi puncak kepala gadis yang ia peluk. Gadis di dekapannya pun mendongak. "Taman belakang atau taman depan?" Kini Adrasta menatap matanya. "Kukira taman belakang, ayo ke sana." Pria itu segera berusaha melepaskan pelukan gadisnya. Keduanya pun kembali berjalan. "Kita menikah kapan?" tanya Cordelia manja, gadis itu terus saja memeluk lengan kekar milik sang kekasih. "Emm entahlah, aku ingin secepatnya." Keduanya kembali tersenyum dan tertawa kecil. Akhirnya mereka sampai di depan taman belakang istana. Benar saja, terlihat dua bayangan tengah berciuman di salah satu kursi taman di sana. "Benar, bukan? Mereka pasti tengah b******u di sini," uca

