"Dengan keadaan Cordelia yang seperti ini, apa kau akan tetap bersikeras untuk menolak bergabung dengan divisi keamanan istana?" Tidak ada jawaban, Adrasta masih menimang-nimang ucapan pria itu. Kini keduanya tengah duduk di ruang utama rumah mereka setelah memastikan Cordelia tertidur lelap di istana. "Cordelia itu mencintaimu, buktinya ia mencarimu hingga ke perbatasan, alasannya hanya untuk mencarimu. Jika wanita lain, tanpa alasan yang penting, jangankan mencarimu hingga ke perbatasan, berpapasan denganmu di jalan saja mereka malas," ucap Styx berusaha mencairkan suasana. Adrasta hanya memutar bola matanya malas. "Jika memang cinta, lindungi dia dengan sepenuh hati, jangan biarkan dia pergi," ucap Styx pada pria muda yang terlihat bimbang itu. Adrasta mendongak, tertawa kecil.

