17. Cinta!

1358 Kata

Esok harinya, acara penobatan itu sudah disiapkan dengan sebagus-bagusnya. Para prajurit yang bertugas di istana berjejer di sepanjang jalan, menunggu kedatangan sang pahlawan. Cordelia berjalan dengan sangat anggun menggunakan sebuah gaun yang indah. Adrasta yang sengaja meminta ditugaskan dalam acara itu pun tersenyum, Cordelia terlihat begitu anggun dan cantik mengenakan gaun kerajaan seperti itu, begitu pikirnya. Gadis itu menaikkan kedua tangannya hingga sejajar dengan d**a, lalu membungkuk hormat kepada sang raja dan permaisurinya. "Hormat kepada Yang Mulia." "Hormat kepada Yang Mulia!" seru para prajurit mengikuti ucapan Cordelia. Tak lama, seorang pelayan datang membawakan sebuah jubah kebesaran kepala tabib dan gulungan kertas yang berisi sumpah dan tugas seorang kepala tabi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN