21. Maafkan Aku, Darian.

1324 Kata

Aidan memandang Liana dengan kaku. Kini mereka sedang berada di taman rumah sakit, Noah sendiri sedang duduk di tengah-tengah taman dengan anak-anak lainnya. Sore ini diadakan perkumpulan dongeng, ada seorang wanita muda yang datang dan membacakan dongeng untuk anak-anak yang ada di rumah sakit ini. Kata salah satu perawat, pada setiap hari Rabu, waita bernama Sarah datang untuk menghibur anak-anak di sini. "Kamu tidak ingin ke sana?" tanya Aidan sambil menunjuk kerumunan anak-anak yang sedang mengelilingi Sarah. Liana menggeleng, baginya sudah cukup memantau Noah dari posisinya saat ini. Lagi pula, tempat duduk para anak-anak di jarakkan beberapa sentimeter, membuatnya tak perlu khawatir dengan tiang infus yang ada di sebelah Noah. "Tidak ada orang dewasa di sana, cukup melihatnya dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN