Di sebuah perusahaan besar milik Bagas. Semua terlihat panik dengan keadaannya sekarang. Tak hanya itu, semua karyawan berusaha untuk terlihat tenang. Ada juga yang mengundurkan dirinya. Karena tak mungkin bertaahn di perusahaan yang di ambang batas. Sementara Bagas yang baru saja sampai di kantornya. Dia berjalan dengan langkah terburu-buru. Masuk ke dalam kantor. Semua orang seperti biasa. Para pegawai menyambut kedatangannya dengan sangat antusias. Setiap langkah semua menundukkan kepalanya. Langkah kaki jenjang Bagas. dengan setelan jas abu-abu yang pas di tubuh bubarnya. Bagas menarik jasanya. Mencoba merapikan jas yang sepertinya sudah terlihat rapi. Dia sedikit menarik darinya ke atas. Berjalan melewati beberapa pegawai yang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Kali ini pekerj

