Mimpi

1022 Kata

Suasana sejuk di pagi hari membuat Fina dan Bagas merasa masih sangat nyaman berada di ranjang nya. Mereka berbaring bersama. Sementara Fina, menyandarkan kepalanya di dadà bidang Bagas Sembari memeluk erat perut ya.. Bagas membelai lembut rambutnya. Namun, masih saja terlihat aneh. Meski Bagas begitu lembut padanya. Dia dari tadi masih saja dia. Tanpa sepatah kata keluar darinya. Dia hanya mendengarkan apa yang Fina katakan. Tetapi dia tidak menjawabnya. Hanya sebuah aku Bukan dan gelengkan kepalanya jadi jawaban. Fina tidak permasalahkan itu. Karena memang dia begitu ingin bersama dengannya. Fina tersenyum tipis. Dia ingin mengatakan sesuatu padanya. Sesuatu yang sudah di simpan selama beberapa hari olehnya. Dan, belum sempat mengatakan sebenarnya. "Mas... Aku hamil." ucap Fina. P

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN