"Ahh, ini benar-benar merepotkan." "Aiiiish—" Naura menoleh dengan sebal saat mendengar gerutuan itu. "Kalau gitu kenapa gak kamu bangunin aja sih!" "Kenapa malah balik nyolot?" ucap Arjuna dengan nada heran. "Kamu tidur ngebo seenaknya di ruanganku sampai aku harus mengalihkan tamuku ke ruang meeting dan sekarang malah kamu yang kesal." Naura baru akan membuka mulut untuk menyemburkan lagi kekesalannya tapi langsung dikatupkan bibirnya rapat-rapat dan menundukkan kepala seraya melepas seatbelt. "Maaf deh." Arjuna berdecak, Naura melirik dan melihat laki-laki itu menyandarkan sikunya di pintu mobil memperhatikan. "Aku sudah coba membangunkanmu tapi tidurmu malah makin nyenyak." "Siram air aja sekalian!" "Nanti sofaku basah." Naura mencebik kesal, hari ini sukses maksimal mempermal

