Defan sesekali menatap gadis di sampingnya, sejak tadi mereka terus bercerita tentang masalalu. "Kamu ingat tidak kalau dulu kamutuh jutek banget sama aku."Tanya Defan. "Ingat lah Def, lagian ngapain coba kamu pakai acara menyamar jadi cupu gitu, siapa yang tidak ilfill coba." Defan tertawa, "Apa aku dulu begitu jelek hah? Sampai kamu seperti alergi padaku. " "Bukan Alergi, siapa coba yang mau sama cowok jelek kayak kamu, ya kecuali si Kinan cupu itu. " Deg... Defan menatap Tania sekilas lalu fokus kembali ke jalan dan mencengkeram erat kemudinya. "Cuma dia yang mau sama kamu kan? Ih sampai terang-terangan bilang cinta sama kamu? Tidak ngaca tampang dia itu seperti apa?" Tania terus saja menjelekan Kinan di depan Defan. "Kenapa kamu seperti benci banget sam

