Duka

1115 Kata

Defan menyelimuti Kinan dengan lembut, setelah mandi bersama tadi akhirnya Kinan bisa makan walau sedikit,dan sekarang istrinya itu bisa tidur.   Duduk di ranjang, Defan menatap wajah damai istrinya, ia tersenyum tipis karena sejujurnya ia tak pernah menyangka jika dia akan jatuh cinta sedalam ini pada wanita yang menjadi ibu dari anaknya itu, seakan ia rela menukar dunianya dengan seorang Kinanti.   Lalu Defan teringat dengan apa yang terjadi semalam, pria itu mendesah, ia harus bisa menemui Irene lagi dan meminta maaf, dia harus mendapatkan maaf Irene,demi putrinya.   Cup... Defan mengecup kening istrinya... Cup... Lalu bibirnya...   "I love you Kinan, i love you so much... "Bisiknya, "Believe me oke."   Defan berdiri lalu melangkah perlahan keluar kamarnya. Segera turun unt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN