BAB 51

1020 Kata

Dengan berbagai cara, Revan merayu Rheina agar mau membantunya menuntaskan urusannya selama masa pasca bersalin Rheina. Rheina mengabaikan keinginan Revan. Bayangkan saja, Revan membahasnya saat ia sedang membantu mertuanya masak di dapur. Betapa malunya Rheina saat Revan membahas hal itu dan di dengar oleh mertuanya. "Kamu balik kamar aja udah, Re. Mama gapapa. Toh, ini bentar lagi udah selesai. Kasian Revan ngambek, tuh," goda sang mertua. Dengan wajah memerah seperti kepiting rebus, Rheina akhirnya mengangguk dan berlalu menuju kamarnya. Rheina memilih kembali ke kamarnya daripada digoda habis-habisan oleh mertuanya. Meski ia sebenarnya enggan dan malu untuk beranjak menyusul Revan. Rheina melihat Revan sedang bersandar di kepala ranjang sembari memainkan ponselnya. Wajah pria itu t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN