Revan kini sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Hari ini ia tak kembali ke kantornya karena pikirannya sedang sedikit resah. Entah mengapa setelah bertemu dengan Vano, emosinya tiba-tiba tak stabil. Namun, sebisa mungkin ia memendam emosinya di hadapan pria itu. Setelah melajukan mobilnya selama dua puluh menit, pria itu tiba di halaman rumahnya. Setelah mematikan mesin mobilnya, Revan bergegas turun dari mobil dan berlari ke dalam rumahnya, rumah keluarganya. Mencari penyejuk hati yang ada di rumah itu. "Re... Rheina?" Pria itu berteriak mencari istrinya di dalam rumah. Ia tampak seperti orang kebingungan. Revan mencari ke seluruh penjuru rumah. Ia ingin segera bertemu dengan istrinya untuk meredakan emosinya yang sedang tidak stabil. Ketika memasuki area dapur, pria itu bisa me

