EXTRA PART 3

724 Kata

Adrian menghirup bau petricor yang kini menguar di sekelilingnya. Menunduk dan mengusap batu nisan itu dengan sedih. “Terima kasih karena sudah memberikan kebahagiaan untukku. Aku harap kamu bahagia di sana.” Adrian kembali menatap gundukan tanah di depannya. Dia area pemakaman ini, dia bersimpuh. Setiap bulan dia pasti mengunjungi makam ini. Orang yang dicintainya sudah bersemayam dengan tenang. Dan dia hanya bisa mendoakan. Adrian menghela nafasnya lagi, lalu beranjak dari tempatnya. Sekali lagi mengusap batu nisan itu dan melangkah pergi meninggalkan area pemakaman itu. Untuk sekali ini saja, dia kembali. Tapi dia harus melanjutkan hidup.   “Ayah.” Suara lembut itu membuat Adrian tersenyum. Dia mendapati putri kecilnya yang berusia 4 tahun kini berlari ke arahnya saat dia baru saja

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN