Adrian memang sedikit kesal, atau bisa dikatakan memang benar kesal. Saat melihat Pelangi dengan akrabnya bercanda dengan Danang. Pria yang menurut Adrian berantakan itu. Entah kenapa hatinya langsung panas saat melihat Pelangi begitu akrabnya. Dan hal itu memicu Adrian untuk membelokkan mobilnya ke arah rumah miliknya, alih-alih membawa Pelangi ke rumah papanya. Sekarang dia juga bingung saat menggendong Pelangi turun dari mobil dan kini masuk ke dalam rumahnya. Adrian merasakan tubuh Pelangi begitu kaku dan dia benci itu. Kenapa Pelangi merasa takut lagi kepadanya? “Aku bisa berjalan sendiri.” Adrian mengerutkan keningnya mendengar ucapan Pelangi. Tapi dia tetap meneruskan perjalanannya menuju kamar mereka. Sudah lama ditinggalkannya tapi rumah ini tetap bersih dan rapi. “Aku tak akan

