Ada sesuatu yang aneh. Pelangi mengusap tengkuknya lagi dan lagi. Sejak tadi pagi Adrian terlihat sedikit mengganggu. Bukan dalam artian buruk karena pria itu terus mengekorinya sejak tadi. Dia ke kamar ikut ke kamar. Dia membantu bunda Bumi mencuci piring setelah sarapan, Adrian juga ikut walaupun hanya mengganggunya. Bahkan memainkan busa sabun untuk mencuci piring. Pelangi hampir frustrasi karena seharian ini Adrian tak pernah melepaskannya. Saat malam begini, Adrian membuatnya makin menggigil. Dia baru saja masuk ke dalam kamar saat melihat Adrian sudah duduk di atas kasur. Bersedekap dan tampak mengintimidasi. “Lelah? Aku pijitin sini!” Adrian menepuk sisi kasur sebelahnya. Dan hal itu membuat Pelangi menggelengkan kepalanya. Tetapi dia melangkah perlahan dan menuruti untuk naik ke

