LYU-59

1004 Kata

Indira ingin menikmati masa-masa kehamilannya yang entah nanti bagaimana keputusan dokter mengenai kehamilan. Ryan memandang Indira dari atas ke bawah seolah menilai dirinya membuat Indira tidak nyaman atas pandangan Ryan. “Lo kenapa sih mandangnya gitu amat” omel Indira yang hanya dijawab gelengan kepala oleh Ryan “jangan bilang Kak Fajar nyuruh lo aneh-aneh” “Kalau ngomong suka benar” ucap Ryan gemas “ayo keburu telat” Indira tidak bisa menghindar dari Lia karena kebetulan mengambil peminatan yang sama, tapi beruntung ada Dio yang selalu duduk samping Indira, awalnya Indira ingin membatasi namun alibi Dio adalah perintah khusus dari Fajar membuat Indira mencibir perkataan Dio di mana tidak mungkin Fajar meminta Dio. “Pulang sama Ryan?” tanya Dio ketika turun menuju gazebo. “Dio” pan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN