Chapter 20

1541 Kata

‘’Woi!!’’ Sosok bayangan lelaki dengan jubah hitam tertangkap jelas oleh mata telanjangnya, suara gagah yang bisa membuat wanita langsung terpikat juga terdengar jelas, kali ini suaranya nampak familiar di tambah terdengar seperti seseorag yang amarahnya tengah membuncah tak bisa dikontrol , gadis yang kini berlutut di depan lelaki tua melihat lelaki yang pertama kali ia temui di jalan setapak menuju g**g ke rumah ini, dan kini ia melihat sosok itu kembali. Lelaki itu terlihat melangkah maju, berdiri tegap di depan tubuh Bramantyo dengan gagah menutupi tubuh mungil Nasya dari pandagan lelaki berpakaian formal itu. ‘’Siapa kau! Sepertinya wajahnya sudah tidak asing bagiku,’’ kata Bramatyo mencengkram bahu Zain Mas’ud hingga membuat lelaki itu menahan rasa pegal yang berusah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN