JESLYNE POV Aku sangat kesal ketika pria itu mencoba menghubungiku karena ia ingin mengajakku pergi ke klub malam dan aku tidak tertarik untuk pergi kesana karena aku banyak pekerjaan. aku berusaha menolak ajakannya sehalus mungkin agar ia tidak tersinggung tetapi ia tidak menerima penolakanku sehingga aku memutuskan untuk mengabaikan ajakannya hingga pria itu datang ke kantorku dan aku sangat terkejut dengan kehadirannya di kantorku karena kami menjadi bahan pembicaraan orang lain. aku merasa malu karena ulahnya yang menyebalkan sehingga kami menjadi pusat perhatian " ada apa kau kesini?" " aku ingin mengajakmu makan siang. memangnya tidak boleh?" " aku sudah ada janji dengan orang lain sehingga aku tidak bisa makan siang denganmu" " bagaimana jika makan malam? pasti kau ada waktu

