Dave membanting pintu kamarnya dan menarik Betty ke arah ranjang. Mendudukkan gadis itu dengan menekan kedua bahunya. Betty menatap Dave tanpa dosa. Bahkan sempat-sempatnya membasahi bibir dan berdeham pelan. "Kau ini makhluk apa?" Betty nyaris tertawa. Tapi sekuat tenaga dia menahannya. Dave sangat seksi saat marah seperti ini. Dan Betty berpikir dia rela menghabiskan waktu seumur hidupnya untuk bersama pria pemarah ini. "Apa maksudmu?" "Kau membuat takut semua orang, Betty Swan Aurora Mendez." Dave menggeram. "Kau ingat namaku...wow..." Suara Betty terdengar trenyuh. "Jangan mengalihkan pembicaraan. Itu tadi..apa?" "Apa?" Betty masih berlagak tak mengerti. Suaranya terdengar sangat manis seakan percakapannya dengan Dave kali ini adalah percakapan sepasang kekasih yang sedang berte

