Azura memutuskan tidak mengatakan apapun pada Nura. Ia memilih menyimpan semuanya sendiri, rasa sakit, rasa berdosa, dan rasa malunya. Pemerkosaan yang dilakukan oleh Ben biarlah ia tanggung sendiri apapun resikonya. “Hei Ra, kok jadi melamun sih. Kamu kenapa cuman diam aja?” tanya Nura heran melihat Azura yang berbeda dari biasanya. “Ga ada apa-apa aku cuman lagi pusing aja,” jawab Azura ala kadarnya. “Pusing kenapa lagi?” “Pusing melihat badanmu yang tak langsing-langsing.” “Biarlah ga langsing asalkan aku sehat. Makan banyak, hidup tenang, jadilah semakin mengembang.” “Kebanyakan makan baking soda sih gimana ga mengembang.” “Idiih… inilah uniknya aku. Aku ga langsing ga masalah yang penting perut kenyang.” Azura hanya tertawa mendengar perkataan Nura. Saat ia gundah gula

