Dengan tatapan kesal Nura melihat Davina. Ia tak percaya kalau Davina menyatakan cinta pada Vino dan sudah ditolak oleh sahabat sekaligus Bos nya tersebut. Menyesal rasanya ia memberikan semangat pada Davina. Wah, ga bisa dibiarin nih bocah. Bisa-bisa gagal usahaku mempertemukan Azura dengan Vino. Nura berkata dalam hatinya. “Vina, apa kamu ga salah menyatakan perasaanmu ke Bos Vino?” tanya Nura menahan rasa kesalnya. “Cinta itu tak pernah salah. Aku mencintai Pak Vino dan ingin menjadi kekasihnya. Aku mohon bantuannya, Mbak Nura,” ucap Davina yang telah kembali bersemangat. “Tapi perbedaan usia kalian sangat jauh loh. Bos Vino lebih cocok jadi Kakak atau Om kamu.” “Mbak Nura jangan jadikan perbedaan usia menjadi halangan suatu hubungan. Banyak contoh pria-pria yang lebih tua men

