Azura sangat terkejut harus bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah Vino. Bagaimana mungkin ia bekerja di rumah teman dekatnya dulu. Teman yang sangat dekat bahkan seperti pacar. Ia langsung memegang keningnya. Bagaimana mungkin ia bekerja di rumah Vino. Kalau sampai Vino tahu bisa membuatnya jadi tidak enak sendiri, tapi ia juga membutuhkan uang. “Kamu gila, Nura,” ucap Azura. “Loh memangnya aku salah. Kerja di rumah Vino,” ujar Nura. “Kamu pikir semudah itu aku harus bertemu Vino. Aku malu tau!” “Kamu ga akan ketemu Vino. Vino itu ga pernah mau ketemu sama pekerja di rumahnya.” ‘Masa sih. Kan nanti kami akan bertemu setiap hari kalau aku kerja di sana.” “Ga akan ketemu Zura. Si Vino itu kalau ada di rumah dia hanya ingin sendirian. Kamu malah disuruh menghilang atau di

