37

1105 Kata

~ Kau yang terbaik, juga terburuk. Kau yang mengajari arti patah hati. Kau beri harap, lalu kau pergi. Garis waktu takkan mampu menghapusmu. - Fiersa Besari - Hati Azura sangat sakit dengan pemandangan yang tak menyenangkan di depannya. Dengan mendongakkan kepalanya bibir menyungging di wajahnya ia pergi menghindari Vino dan Sheila. Nura sangat kesal melihat Vino dan Sheila. Tangannya tiba-tiba merasa gatal, ingin rasanya ia menjambak rambut Sheila lagi. “Ra, si Kunti udah mulai binal lagi dia,” ucap Nura tak menyadari kalau tidak ada Azura di sampingnya. “Ra, kami kok diam aja. Ayo kita hajar bareng-bareng si Kunti.” Nura menoleh ke sampingnya dan terkejut tak ada Azura di sisinya. “Dari tadi aku ngomong ternyata ga ada manusianya. Dasar Azura nyebelin banget.” Dengan menghela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN