Airsya P.O.V 6 bulan kemudian… Hari berlalu dan berganti menjadi minggu yang berganti menjadi bulan. Tak terasa, besok Mas Adri akan pulang. Tentu saja ini hal yang sangat ku tunggu. Aku mengelus perut ku yang sudah cukup besar. Kandungan ku sudah berusia 5 bulan dan aku sudah melewati proses yang cukup sulit tanpa suami ku itu. Aku menatap foto Mas Adri yang terpajang di meja rias ku. Tiba-tiba aku merindukan dia. Aku melihat buku tulisku yang sudah penuh dengan banyaknya puisi dan curhatan ku. Aku ga mau Mas Adri melewatkan masa perkembangan kandungan ku. Tok!! Tok!! Tok!!! Aku mendengar suara ketukan pintu. Ketika ku buka ternyata Mbak Citra yang sedang panik. Aku bertanya-tanya mengapa dia panik dalam hati ku. Tiba-tiba aku merasakan hawa yang tidak enak melihat raut waja

