Awal Februari, 5 tahun lalu... Lapangan badminton yang digunakan dalam praktek olahraga kali ini terasa amat luas dari sudut pandang Lana. Di antara hiruk-pikuk teman sekelasnya yang sedang berlari memukul dan mengejar shuttlecock gadis itu hanya bisa memandangi dari pinggir lapangan. Sejak kecelakaan hampir setahun lalu yang membuat kakinya patah dan tulangnya retak, Gadis itu memang tidak diiizinkan mengikuti kegiatan olahraga yang berat seperti berlari terlalu lama atau melompat yang membebani tulang kakinya. Alhasil setiap kali ada praktek olahraga seperti saat ini ia hanya akan duduk diam dan memandangi, sesekali Pak Salman—guru olahraga Lana di kelas X akan dengan sukarela menyuruhnya mengerjakan tugas tertulis tentang pendidikan jasmani. Membosankan, tapi hanya itu yang bisa ia

