13. Rasa yang Tidak Disadari

1861 Kata

Pertengahan Mei, 5 tahun lalu... “Ngapain kamu ikutin aku? Udah sana pergi!” “Ge'er, siapa juga yang ikutin situ?” “Terus ini buktinya apa kalau nggak ngikutin?” “Sorry ya, memangnya situ aja yang mau minta ajarin Lana? Gue juga tau!” Mendengarnya dari jauh saja Lana sudah tahu siapa yang terlibat pertengkaran tidak penting itu. Meski fokusnya masih penuh pada semua soal latihan yang berusaha gadis itu kerjakan, telinganya yang cukup peka mau tidak mau mendengar. Apalagi suara kedua orang itu bisa dibilang tidak kecil, mengingat saat ini mereka ada di perpustakaan yang harusnya dipenuhi dengan kesunyian. Lana menggeleng, berusaha fokus dengan tugas yang sedang dikerjakannya, belum sempat ia tenggelam bersama barisan rumus yang ada di dalam buku, kedua orang itu sudah lebih dulu duduk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN