24. Hati yang Tak Terbaca

1680 Kata

Tommy melangkahkan kaki menuju ruang kerja, meninggalkan Lana yang masih menangis di kamar mereka. Melihat air mata Lana membuat hati Tommy sakit, amat sakit hingga ia dapat membunuh siapa saja yang membuat air mata itu mengalir. Sayangnya dirinya lah yang membuat istrinya itu menangis, dirinya lah yang membuat luka itu pada Lana untuk menutupi lukanya sendiri. Tubuhnya gemetar menahan semua perasaan yang dapat meluap kapan saja, termasuk menahan diri untuk tidak memeluk Lana dan mengatakan pada gadis itu untuk tidak pergi. Tapi bagaimana jika kepergian Lana disebabkan dirinya sendiri? Tidak! Ini karena kemaunan wanita itu, dia sendiri yang membuatku harus melepaskannya, dia sendiri... Dicengkramnya ujung-ujung meja kerja yang ada di ruangan itu, lalu ia menjatuhkan dirinya dan tertunduk p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN