Part 10

1178 Kata

Aarav baru saja keluar dari blok pertokoan untuk mampir ke kedai nasi goreng yang ada di jalanan pusat kota saat hujan tiba-tiba turun dengan derasnya. Jaket jeans yang ia gunakan berhasil melindungi tubuhnya dari dinginnya malam ini. Aarav merapatkan jaket pada tubuhnya dan berlari kecil menuju halte bus yang berjarak beberapa meter di depannya. Langkah Aarav terhenti setelah sampai di halte bus yang sepi itu. Pandangannya tertuju pada seorang wanita yang juga sedang memandangnya. Aarav merasa jantungnya kembali berdetak tidak normal—hanya dengan tatapan wanita itu saja, sudah membuatnya  hilang kendali. Merasa wanita itu tidak akan lebih dulu menghampirinya, Aarav berinisiatif untuk menghampiri terlebih dahulu. Aarav membuka jaket jeans miliknya tanpa aba-aba dan menyampirkannya di pu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN