Untung saja Leindra rajin berolahraga, kalau tidak, bisa naik betis ia sekarang. Bukan sedikit jarak yang harus di tempuh dari bebek-bebekan itu dari start sampai finish. Setidaknya, setelah itu mereka pulang, karena anak yang ingin bermain kini sudah tertidur lelap di gendongan Feby. Selama perjalanan, sejujurnya keduanya tidak begitu larut dan sibuk dalam pemikiran masing-masing. Hanya saja... Yang satu berpikiran apa yang harus ia perbuat dan yang satu lagi berpikiran apa yang harus ia lakukan. Sebetulnya, apa yang mereka pikirkan sama. Hanya saja yang satu sedang terbuai dan mulai jatuh, dan yang satu lagi sedang bingung, karena ia tahu akan dibawa kemana hubungan ini berlanjut. Dan yang harus memutuskan adalah dia. Mau ataukah tidak. "Maaf ya, hari istirahat panjang kamu jad

