"Belum tidur, Mas?" Tanya Bela sambil duduk di samping suaminya. "Sebentar lagi. Masih edit hasil pemotretan tadi." Jawab Nuga dengan mata yang masih fokus ke layar laptopnya. Bela membulatkan mulutnya. Dia masih duduk di samping suaminya. Hatinya bimbang antara ingin memberi tahu sekarang atau nanti saat acara anniversary mereka. Namun sejatinya Bela sudah tidak sabar ingin memberi tahu suaminya, hanya saja dia juga ingin memberikan kado yang spesial yang tidak bisa dibeli di dunia ini. "Mas..." Panggil Bela pelan. "Iya, Sayang." Jawab Nuga pelan. "Fokus ke aku dong..." Rengek Bela. "Bentar ya, Bel Mas masih kerja. Besok udah harus selesai soalnya." Jawab Nuga dengan lembut. Sebisa mungkin dia tidak membuat hati istrinya tersinggung. "Hmm..." Gumam Bela sedikit kesal. Nuga

