Nyidam

2047 Kata

“Bel, denger detak jantung anak kita tadi Mas jadi nggak sabar pengen cepet-cepet gendong dia.” Kata Nuga sambil membayangkan anaknya yang sudah lahir. “Masih lama, Mas.” Jawab Bela pelan. “Iya tapi Mas udah nggak sabar.” Kata Nuga lagi. “Sekarang kamu pengen cepet-cepet gendong anak kamu, dulu kamu nyia-nyiain Bela. Lebih memilik Riana.” Kata Marni yang tiba-tiba muncul dari arah dapur. “Aku nggak milih Riana, Ma. Saat itu memang keadaan Riana sedang membutuh bantuan dan Nuga nggak bisa menolak.” Jawab Nuga membela dirinya. “Alasan saja kamu.” Kata Marni ketus. Marni mengambil remot televisi dan menyalakan televisi itu. Dia menonton sinetron favoritnya. Membiarkan Nuga dan Bela bicara tentang bayi mereka. “Bel, besok kita ke Mall ya cari perlengkapan bayi. Mas, pengen menghias

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN