Menemukan Titik Terang

594 Kata

Nuga berhenti di bawah pohon mangga yang ada di pinggir jalan. Matanya menatap rumah minimalis dengan pagar yang tertutup rapat. Sepertinya rumah itu sedang tidak berpenghuni. Nuga tidak tahu dimana penghuninya sekarang. Walaupun rumah itu terbuka pintunya, Nuga juga tidak punya keberanian untuk menginjakkan kaki ke sana. Dia pun tidak tahu apakah mertuanya tahu tentang masalahnya dengan Bela. Tapi Nuga merasa jika mertuanya sudah mengetahui semuanya. Sudah satu jam lebih Nuga menunggu di sana. Namun tetap saja tidak ada tanda-tanda pemilik rumah kembali ke rumah itu. Nuga yang sudah bertekad ingin melihat Bela memutuskan untuk menunggu di sana hingga dia bisa melihat keadaan Bela. Walaupun dia tidak bisa berbicara dengan Bela setidaknya dia bisa memastikan jika Bela dan anak mereka ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN