Meratapi

1385 Kata

Langit terlihat gelap. Gelap bukan karena hari sudah malam, melainkan karena mendung lebih mendominasi. Sesekali kilat menyambar dan angin bertiup lebih kencang dari biasanya. Hal itu tentu saja membuatudara semakin dingin. Alam saat ini seakan-akan ikut merasakan apa yang ada didalam hati Nuga. Dingin, beku, hampa, tidak ada cahaya. Alam ikut bersedih bersama Nuga. Nuga duduk di teras rumah mertuanya. Sejak kejadian tadi dia tidak beranjak sedikit pun dari sana. Dia masih terus menunggu berharap Bela atau pun Yani keluar dan mengasihaninya. Tapi sudah lebih dari 3 jam tidak ada yang keluar. Hanya dinginnya malam yang menemaninya. Bahkan bulan dan bintang pun tak nampak, mereka seakan-akan ogah bertemu dengan Nuga. Cinta manusia terhadap manusia memang rumit. Hati manusia pun aturannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN