29. Perihal Rindu

1183 Kata

Sayang, kamu udah makan?" tanya Lusi yang baru saja memasuki kamar Risa. Lusi melihat Risa yang tengah duduk di kasur, dengan laptop yang ada di pangkuannya. Sepertinya ... gadisnya itu tengah belajar. Namun ... apa iya? Pasalnya, jarang sekali ia melihat Risa yang tengah serius seperti itu di depan laptop. Risa menoleh, ia tersenyum kemudian mengangguk. "Udah." Lusi tersenyum, wanita yang merupakan satu-satunya orang yang menemani Risa di rumah itu menghampiri Risa, kemudian duduk di sampingnya. "Kamu lagi apa, sih? Kok, serius banget keliatannya." "Risa lagi liat teknik-teknik main basket, Ma." Sebenarnya Risa ragu untuk mengatakan ini, tetapi sepertinya mamanya juga berhak tau. Lusi mengernyit heran, tidak biasanya Risa tertarik dengan olahraga, apalagi basket. Gadis itu juga tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN