“Sudah ku bilang kita lebih baik main ke mall saja” gerutu Bintang membenarkan posisi duduknya di dalam mobil, “Ah, kenapa kamu tidak duduk di depan sih?” ia menatap Langit yang duduk di samping kanan. Gendis yang duduk diapit oleh Langit dan Bintang menggelengkan kepala melihat tingah keduanya yang tidak bisa berhenti berbicara. “Auhh, di dalam mobilpun kalian sama sekali tidak bisa akur! Entah kenapa aku bisa berteman dengan kalian” keluh Gendis menghela napas. Supir taxi online tertawa melihat tingkah anak-anak ABG yang menjadi penumpang pertamanya hari ini. “Apa salah satu diantara kalian berpacaran?” tanya supir itu melirik kaca spion Belakang. “Tidak!” teriak Langit dan Bintang kompak lalu saling menatap.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


