Tidak Akan Bersatu

1582 Kata

Happy Reading. “Apa yang kau lakukan disini.” Di detik Adrian hendak membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan Kesya, di detik itu pula sebuah suara sinis muncul dari arah belakangnya. Adrian langsung membalikkan badan, menoleh ke asal suara. Ekspresinya seketika berubah datar saat melihat Sean sudah berdiri di ambang pintu. Adrian seketika menggerakkan tangannya, memijat keningnya pelan, pusing saat membayangkan bahwa dirinya pasti akan bertengkar lagi dengan Sean. Kesya sendiri tampak terpana dengan ekspresi syoknya, belum bisa mengendalikan dirinya sepenuhnya akibat kedatangan Sean yang tiba-tiba. Kemudian suara langkah kaki lelaki itu akhirnya berhasil membawa kesadaran Kesya ke tempat semula. Kesya langsung mendelik kesal, matanya menatap tajam ke arah Sean yang berjalan mengham

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN