Peristiwa hilangnya pewaris tunggal kerajaan bisnis Rizaldi Enterprise selama beberapa jam telah banyak memberikan pengaruh pada dunia bisnis. Berita pingsannya wanita itu, walau sudah setengah mati ditutupi juga tidak bisa dicegah untuk tersebar secara luas. Setidaknya, bagi Mary sang wakil direktur juga Richard Rizaldi, sang kakek, hal itu jadi satu alasan untuk memperketat penjagaan pada nona besar yang hingga detik ini mengaku dirinya baik-baik saja, mengabaikan fakta bahwa tangannya terluka kena sabetan belati demi melindungi artis tampan yang wajahnya sudah babak belur. "Udah, nggak apa-apa." Untuk kesekian kali, Irena meyakinkan siapa saja, termasuk dua orang lelaki berbadan tegap, dua orang wanita yang cemaa bukan main serta satu orang sahabat yang tak henti menangis sambil memelu

