"Jesse selalu suka warna merah marun, Ren. Dasi ini cocok buat dia. Coba lihat?" Irena ingat, beberapa menit sebelum merelakan dirinya menjadi tameng untuk calon adik ipar kesayangan, Miranda Ridwansyah sedang memamerkan dasi yang ia ambil dari gerai terkenal tidak lama usai keduanya mengambil cincin pertunangan untuk Irena dan Jullian yang akan diselenggarakan dua hari lagi. Ketika melihat Miranda yang tersenyum riang, seolah ia telah menemukan hadiah yang tepat untuk ulang tahun adik lelakinya itu, Irena tersipu. Rambutnya yang panjang tergerai kena angin sore, membuat Miranda mengelus rambut Irena penuh kasih sayang sebelum ia bicara. "Boneka kesayanganku bakal jadi adik ipar beneran. Kamu tahu, betapa aku jadi orang pertama yang girang ketika tahu, Jesse bilang kalian akan tunangan.

