Bunyi derit berisik dan gerendel pintu yang kemudian bergerak beberapa kali membuat Irena Rizaldi membuka mata. Pada mulanya, ia merasa bingung kenapa bisa berpindah ke suatu tempat asing setelah sebelumnya berada di parkiran gedung konfrensi besar yang akan digunakan Mitsu Naoki untuk konser. Astaga! Di mana ini? Apa kabar konsernya? Irena memegang kepala, sedikit terasa melayang entah karena apa. Ketika dia memutuskan untuk menoleh ke arah sekeliling, sebuah erangan membuatnya waspada. Sedetik kemudian ia panik bukan main mendapati sosok yang ia kenal meringkuk dengan tangan terikat di lantai berdebu tempat mereka berada saat ini. "Mitsu. Mitsu, bangun!" Irena menggoyang-goyangkan bahu artis tampan itu beberapa kali. Hanya erangan yang keluar, namun Mitsu tidak membuka mata. Rambut

