K tersenyum saat menatap Akasia yang sudah menatapnya, bahkan karena rasa bahagia yang K rasakan sampai K tidak menyadari Akasia sudah bangun dari tidurnya. K menolehkan kepalanya ke arah Akasia, kini ke duanya saling menatap. K mengarahkan genggaman tangannya ke arah bibirnya yang tebal dan seksi. K mencium punggung tangan Akasia yang lembut itu, Akasia sendiri hanya tersenyum. "Kamu sedang mengkhawatirkan sesuatu?" K kembali mencium punggung tangan Akasia lalu mengusap punggung Akasia dengan ibu jari pria itu. K menggeleng sebagai jawaban namun K kemudian menatap intens Akasia. "Aku hanya takut jika Kamu kembali melepaskan Aku L." Akasia kini serius menatap K saat K menjawab pertanyaanya. "Apa yang membuatku kembali melepaskanmu?" tanya Akasia, tentu Akasia butuh alasan pasti kenapa K

