Akasia menangis sepanjang perjalanan, membuat K yang melihat itu merasakan sakit yang luar biasa juga. K juga bingung akan mulai pembicaraan dari mana, K lebih memilih fokus pada perjalanan mereka. K tidak bertanya pada Akasia akan pulang atau ikut K ke negeri Bintang. Yang K lakukan adalah membawa Akasia tenang terlebih dahulu, saat ini yang di butuhkan gadis itu hanya menjauh dari rasa sakitnya. Yaitu dengan sementara hilang dari Bumi dan pulang ke negeri Bintang yang tidak akan pernah membuat Akasia merasakan tidak di inginkannya dirinya. Akasia terus memikirkan ucapan Iris padanya, Ia biasa di kucilkan oleh semua orang. Tapi Ia hanya tidak bisa menerima ucapan Iris yang mengatakan bahwa gadis itu pura-pura berteman dengannya. Sungguh, Akasia terluka karena itu. Bukankah membiarkan Aka

