Akasia mengerjapkan matanya saat cahaya putih menyilaukan masuk menembus matanya. Akasia mengernyit kebingungan, dengan cepat Ia mendudukkan badannya. Cahaya silau berwarna putih itu membuat semua apa yang tersapu oleh mata Akasia juga berwarna putih. Akasia meraba sekitarnya, yang Akasia rasakan hanya kelembutan dari bulu, bulu seperti ini sudah Akasia rasakan sejak pertama kali Ia mendiami kamar seseorang. "Apa Aku sudah mati?" tanya Akasia yang entah pada siapa, itulah yang terbesit dalam pikirannya saat ini. Cahaya putih itu menembus matanya sampai Ia merasa seperti buta. "Kenapa semua putih seperti ini? Jangan-jangan Aku sudah mati karena lelah menangis semalam." tebak Akasia lagi, Ia menduga-duga segala kemungkinan yang terjadi pada dirinya setelah Ia dengan pasrah menyerahkan diri

