Bab 28 : Abu-abu

1428 Kata

Langkah kaki K begitu mantap dan pasti, wajahnya yang tegas dan berwibawa membuat para pengawal di setiap lorong istana segera membungkuk hormat padanya. K melangkahkan kakinya ke aula para tetua yang sudah Ia undang untuk Ia mendapatkan resiko karena satu kebohongannya dalam mengikat wanitanya. K memasuki aula saat pintu besar itu terbuka dengan kehadirannya. Langkah pasti dan sepatu yang beradu dengan lantai itu membuat para tetua yang hadir segera menunduk hormat pada sang King. "Hormat kami King.". K mengangguk setelah Ia duduk di atas kursi kebesarannya dan para tetua menyapanya. " Hormat Aku terima." jawab K tegas. "King, mohon maaf. Ada hal mendesak apakah sehingga kami di undang ke aula?" tanya seorang tetua yang ternyata tetua yang khusus memberi mantra pada King mereka agar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN