Kinan masih diliputi rasa penasaran sampai tiba di kamar kos. Setelah waktu istirahat habis, kembali ke ruangan dan menyelesaikan pekerjaan. Kinan ingin bertanya, namun bingung dengan siapa. Makin penasaran saat pulang, selama perjalanan keluar gedung, banyak yang membicarakan mengenai hal itu. Kelvin di pecat dengan alasan yang masih simpang siur. Mendengar banyak orang yang membicarakan, Kinan sedikit yakin bahwa kabar yang dia dengar bukan gosip semata. Melainkan kebenaran. "Beneran di pecat enggak sih? Kalau iya, apa karena perbuatan dia malam itu? Masuk akal kalau memang itu alasannya. Saksi yang melihat langsung juga pak Bian kan. Dia jelas berpengaruh besar di perusahaan." Apa yang Linda ucapkan tadi bisa diterima dengan mudah. "Kalau memang iya, gimana nasib keluarganya? Bukan cu

