Sore menuju malam, Kinan hanya seorang diri di dalam ruang rawat. Harusnya dia menggunakan waktu itu untuk beristirahat. Sayangnya, kedua matanya tidak mau terpejam sama sekali. Berakhir dengan dia yang hanya menggulir layar ponselnya demi mengusir bosan. Di saat seperti ini, dia sangat membutuhkan seorang teman. Setidaknya untuk menemani mengobrol. Kinan jadi menyesal tadi sudah merutuki kehadiran Bian di sini. Walau tidak saling mengobrol, dia merasa aman ada orang lain di sini. "Bohong banget. Mana ada orang sejahat itu. Pinter-pinter medianya aja sih yang suka membesarkan masalah. Judul sama isi berita juga biasanya beda jauh. Heran deh sama orang yang kaya begitu. Cari jalan pintas buat narik pembaca." Kinan sedang membaca gosip artis tanah air pada salah satu portal berita. Yang menu

