Berjalan di antara sedikit kerumunan orang yang masih belum kembali. Mereka melirik singkat ke arah Kinan dan setelahnya saling berbisik. Sangat mengganggu sampai Kinan sendiri ingin segera mungkin meninggalkan kantor. "Mereka kenapa lihatnya begitu banget sih ke gua? Dan gua juga yakin kalau apa yang mereka bicarakan itu tentang gua." Huh, mengingat kejadian di kantin tadi, tidak mungkin jika dirinya akan hidup dengan tenang. Pasti mereka menjadikannya bahan pembicaraan dan gunjingan. Hal yang sangat mengganggu Kinan. Mungkin juga mengganggu semua orang yang berada pada posisi sama. Tidak ada orang yang biasa saja jika secara diam-diam dibicarakan, apalagi itu bukan merupakan sebuah fakta alias gosip belaka. Namun harus bagaimana lagi? Kinan tidak mungkin membungkam mulut mereka semua, ya

