"Iya, gua juga enggak tahu kenapa dia nongol lagi. Takutnya kalau dia ada dendam sama gua, Lin. Kan habis kejadian itu, dia dikeluarkan." Kinan mengapit handphone dengan bahu dan telinganya. Tidak mungkin menggunakan tangan karena kedua tangannya sedang dia gunakan melipat pakaian yang baru saja kering. "Ya bisa juga sih. Kayanya dia itu gagal move on deh, Nan. Makanya kaya getol banget buat deketin elu lagi. Dia sekarang pasti lagi nyesel karena udah berkhianat. Mantan kan seringnya gitu. Kalau liat cewek yang udah jadi masa lalu, biasanya jadi lebih kelihatan wow." Mendengus malas. "Mana ada belum move on. Orang dia belok ke cewek lain bahkan pas masih sama gua kok. Berarti kan rasa yang dia agungkan dulu udah pergi. Hilang tidak bersisa." Kinan sewot sendiri mendengar ucapan Linda.

