Special Reza & Riana Story Setelah mengikuti Riana sampai ke kompleks gadis itu, dan di sinilah Reza dan Riana berada, di teras minimarket 24 jam yang menyediakan kursi serta meja. Riana mendaratkan bokongnya dan menyadarkan punggungnya yang terasa kaku, matanya menatap Reza tajam dengan tangan yang terlipat di depan d**a. Sementara Reza sedang menikmati mie instan cup yang sudah ia seduh sebelumnya, sesekali Reza meneguk air minumnya, keringat mengucur deras di dahinya, hidungnya terlihat merah. “Mie-nya pedas,” katanya lalu kembali meneguk air mineral dalam kemasan botol plastik. “Lidahku seperti terbakar,” sambungnya. “Jadi kau mengajakku kemari hanya untuk melihatmu makan saja? Tidak ada keperluan yang lain? Aku bosan melihatmu makan,” keluh Riana sangat blak-blakan. Reza tida

