61 | Birthday Wishes

1300 Kata

Itu tidak sulit. Ditrisya langsung menyanggupi tuntutan Ayah dan berkata akan segera memberitahu Ahyar, dengan menegaskan Ayah harus bersabar. Ahyar tidak mungkin langsung datang besoknya. "Ayah cuma bilang itu aja?" Ditrisya tanpa begitu saja menahan langkahnya di depan pintu kamar Ibu yang sedikit terbuka saat mendengar suara rendah Dhika. "Ya kamu ngarep Ayahmu ngapain?" "Aku kira bakal tegas nyuruh Mbak Tri putus. Menurutku udah nggak bisa dibiarin, Bu. Mata Mbak Tri tuh kayak udah ketutup banget, naif banget kalau dia mikir pacarnya nggak akan berubah. Tinggal nunggu waktu dia akan ninggalin Mbak Tri. Laki-laki manapun pasti akan lebih milih cewek sekelas Amanda Manopo daripada Mbak Tri." Plak! Tersengar suara tepukan telapak tangan dengan permukan kulit yang kemudin disusul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN