Part 36

1493 Kata

Adhiti duduk tenang di kursi penumpang. Sedangkan pak Kardi tidak tenang mengemudi. Rasa bersalah menghinggapi hatinya. "Maafkan saya non Adhiti. Saya lancang memberitahukan kepada Albian jadwal non Adhiti hari ini,"ungkapnya dengan rasa bersalah sekali. Adhiti menghela napas pelan."Adhiti tidak marah,pak! Lagipula melihat sifat Albian sekarang. Aku yakin dia memaksa bapak sampai mendapatkan apa yang dia mau." Pak Kardi terkekeh." Itu benar sekali!" "Pak, Adhiti mengantuk. Kalau sudah sampai di rumah. Bangunkan Adhiti, ya." Adhiti menyandarkan punggungnya. Lalu menurunkan sedikit sandaran tempat duduk. "Kemarin aunty Embun. Hari ini pak Kardi. Besok entah siapa lagi yang akan diganggunya,"ucap Adhiti di dalam hati. Senyuman kecil terukir di bibirnya. Sebelum gadis itu mencoba masuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN