Part 32

1251 Kata

"Saya mohon bantuan anda," kata Albian dengan nada gugup. Embun tersenyum." Kita bicara di ruangan saya," ajak Embun membawa Albian masuk ke ruangannya. Albian duduk tenang di depan Embun. Tapi tidak dengan hatinya. Semua rasa bercampur sekarang. "Bantuan apa yang harus saya lakukan untuk mu?" Tanya Embun tenang. "Adhiti," jawab Albian pelan. Embun tersenyum kecil." Kenapa dengan Adhiti?" Tiba tiba hati Albian bimbang. Dia berpikir, apakah caranya ini sudah benar. "Bo..bolehkah saya meminta no ponsel Adhiti?" Tanya Albian gugup. Bahkan pria itu tidak sanggup menatap mata Embun. "No ponsel Adhiti?" Tanya Embun pura pura tidak paham. Albian mengangguk pelan." Iya, karena no ponselnya yang lama tidak aktif lagi." Embun memiringkan kepalanya menghadap Albian. "Saya dan Adhiti sal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN